Training Teknik Analisis Pestisida Golongan Organoklorin Dalam Air Menggunakan GC-ECD Berdasarkan Metode EPA 508 (1-3 Oktober 2018 Yogyakarta)

PENGANTAR

Training Teknik Analisis Pestisida Dengan GC – Keberhasilan pembangunan industri dan pertanian di Indonesia mengalami perkembangan di mana di sektor pertanian ditunjukkan pada produksi pangan dan holtikultura/ sayuran. Terjadi peningkatan dari tahun ke tahun seiring dengan kemajuan pembangunan yang telah dilaksanakan. Usaha tersebut  dikembangkan antara lain dengan penggunaan varietas unggul dan bahan-bahan agrokimia seperti pupuk dan pestisida. Pada mulanya pestisida organoklorin diandalkan sebagai agen pengendali organisme penganggu tanaman. Organoklor merupakan pestisida yang berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengancam kesehatan manusia. Dampak negatif yang muncul akibat penggunaan senyawa ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan senyawa lain, karena senyawa ini peka terhadap sinar matahari dan tidak mudah terurai. Organoklorin mempunyai toksisitas tinggi dan bersifat persisten oleh karena itu penggunaannya dilarang oleh pemerintah.

 

Persistensi organoklorin yang tinggi menyebabkan senyawa organoklorin dapat terakumulasi di lingkungan selama bertahun-tahun. Penggunaan pestisida yang begitu marak di areal pertanian dapat mencemari sumber perairan hal ini dikarenakan  senyawa pestisida yg diaplikasikan dapat terbawa secara perlahan (leaching) oleh air hujan masuk ke dalam perairan sungai tambak bahkan dapat meresap masuk kedalam air tanah. Sehingga hal tersebut dapat mencemari sumber air baku yang digunakan untuk kebutuhan sehari hari seperti minum,mencuci dan mandi dll. Analisis senyawa pestisida di laboratorium pengujian umumnya menggunakan instrumen kromatografi gas (GC) akan sangat sulit dibayangkan apabila pengujian tersebut tidak menggunakan kromatografi gas. Kromatografi gas merupakan metode utama yang handal digunakan untuk pemisahan dan analisis senyawa organik yang mudah menguap, teknik ini dapat diimplementasikan untuk analisis sampel gas,cairan dan padatan dengan terlebih dahulu dilarutkan menggunakan pelarut organik yang mudah menguap.

 

Senyawa organoklor mempunyai rumus umum CxHyClz. Berdasarkan struktur molekulnya, organoklor dibagi menjadi tiga yaitu turunan benzena, siklodiena dan DDT. Contoh pestisida organoklor turunan benzena adalah HCB (heksaklorobenzena) dan HCH (heksaklorosikloheksana). Pestisida organoklor siklodiena yang meliputi endrin, heptaklor, aldrin dan dieldrin, merupakan senyawa siklis yang  mempunyai karakteristik jembatan endometilen. Gas Kromatografi dengan detektor mikro penangkap elektron adalah salah satu instrumen yang umum dipergunakan untuk penentuan residu pestisida golongan organoklorin(1,2,34,5) dan piretriod(6,7). Metode ini sangat selektif untuk senyawa-senyawa yang memiliki muatan negatif seperti senyawa pestisida golongan  organoklorin yang memiliki banyak klorida yag bermuatan parsial negatif dan piretroid.

 

Metode dan istrumen yang canggih, waktu analisis yang cepat adan akurat serta mudah dalam penggunaannya sehingga akan sangat menunjang kinerja laboratorium pengujian untuk menyelesaikan analisis senyawa organik, tidak akan berarti apa apa apabila tidak ditunjang oleh sumber daya manusia atau personil yang mampu melakukan analisis menggunakan alat kromatografi gas (GC). Hal ini tercantum dalam  ISO/IEC 17025:2017 terkait Kompetensi Personil, dimana manajemen laboratorium harus memastikan kompetensi semua personel yang mengoperasikan peralatan tertentu, melakukan pengujian dan/atau kalibrasi, mengevaluasi hasil dan menandatangani laporan pengujian dan sertifikat kalibrasi. Personel yang melakukan tugas tertentu harus mempunyai kualifikasi berdasarkan pendidikan,pelatihan, pengalaman yang sesuai dan/atau keterampilan yang didemontrasikan. Mengingat betapa pentingnya teknik analisis ini dan banyaknya laboratorium uji yang menggunakan kromatografi gas (GC) sebagai metode pengujiannya, maka kami memberanikan diri untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang teknik analisis berbasis kromatografi gas (GC) melalui pelatihan yang kami selenggarakan secara berkala

 

MAKSUD & TUJUA

Setelah selesai melakukan pelatihan ini, diharapkan peserta mampu untuk :

  1. Memahami dasar dasar kromatografi gas (GC).
  2. Memahami proses preparasi sample air yang mengandung residu  senyawa pestisida golongan organoklorin dan piretroid menggunakan  GC-ECD.
  3. Melakukan analisis senyawa senyawa pestisida golongan organoklorin dan piretroid menggunakan  GC-ECD.
  4. Memahami intrepetasi data berbasis GC-ECD.

 

BAHAN AJAR

  1. Pengenalan dan pendahuluan GC
  2. Preparasi sampel air sesuai EPA 508
  3. Pemilihan kondisi analisis  GC
  4. Metode analisis kuantitaif dan kualitatif residu pestisida
  5. Pelaporan hasil analisa dan ketidakpastian pengukuran

 

METODE PELAKSANAAN

Program ini diselenggarakan dalam bentuk, presentasi teori, simulasi praktikum didalam kelas/lab (jika ada) dan diskusi interaktif  hingga pengolahan data hasil analisis

 

INSTRUKTUR

Andreas, S.Si, M.Si & Team

Associated Trainer & Consultant BMD Street Consulting adalah seorang praktisi yang cukup banyak mengemban pendidikan di bidang kompetensi instrumen kimia analitik dan sistem manajemen laboratorium yang berasal dari dalam dan luar negeri seperti: GLP, ISO/IEC 17025. ISO/IEC 17043, ISO/IEC 15189, Uncertainty Measurement, Validasi dan Verifikasi, Uji Banding/Profisiensi, HACCP/GMP, ISO 22000, Pest Control dan kompetensi lainya yang berhubungan. Berawal mengemban pendidikan program D1 di Sekolah Menengah Analis Kimia-Bogor, lanjut program sarjana Kimia Fakultas MIPA Universitas Padjajaran-Bandung dan master sains Intitut Teknologi Bandung. Pernah berkarir sebagai Quality Control PT Kalah Sari Nabati dan saat ini aktif sebagai peneliti di PUSLIT Kimia LIPI Serpong. Di antara institusi dan perusahaan yang pernah beliau tangani baik dalam memberikan pelatihan dan bimbingan teknis seperti: Balai Penelitian Tanah-Bogor, PT Indofood Purwakarta, Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPOMN) Jakarta Pusat, Laboratorium Kimia dan Mikrobiologi Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPH) Sekolah Tinggi Perikanan, Laboratorium Pengujian Balai Besar Pasca Panen, PT Anugerah Analisis Sempurna, Direktorat Zeni Angkatan Darat, Balai Penelitian Lingkungan Pertanian, Balai Pengendalian Mutu Barang Export dan Import Jakarta Timur, Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Hasil Pertanian dan Hasil Hutan Provinsi DKI Jakarta, PT. Charoen Pokphand Indonesia, Laboratorium Analisis Flavor, Balai Besar Penilitian Tanaman padi Sukamandi, Labkesda-DKI, Laboratorium Kimia Agro-BPTPN Lembang-Jawa Barat, Saraswati Indo Genetech, PDAM Tirta Pakuan Bogor, PT. Kampung Coklat, PT.Pulau Samba, Novotel Bangka, PT Suzuki Indomobil Motor, PT Biofarma (persero), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, BLH Kab. Wakatobi, RSUD Kab. Supiori Papua, BPFK Jakarta, PT. Agincourt Resources, PT Widya Cipta Buana, PT. Sparta Prima, PT. Metito Indoensia, PT. Shavera Enviro Laboratorium, STIPAP Medan, Universitas Negeri Malang, Universitas Hang Tuah Surabaya, Universitas Islam Indonesia, PDAM Kota Balikpapan, BARISTAND Pontianak, PT. Pan Agrifume Corportaion, PT Balimoon, PT Holcim Indonesia,  PT Mitralab Buana, Istitut Pertanian Bogor, PT Holcim Indonesia, PT Jasco Chemicals Indonesia, PT Satu Nusa Biru, PT BSI (Bumi Sukses Indonesia), PT Widya Cipta Buana, BBLK Makassar, PT Timah (persero), Tbk,PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Bina Balantak  Utama, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, PT Ogawa Indonesia, PPISHP Prov. DKI Jakarta, PT Domas Agrointi Prima, PT Sumber Prima Anugerah Abadi  dan masih banyak lagi lainnya.

 

DURASI

3 hari (21 jam, dimulai pukul 09.00-16.00)

 

INVESTASI

Rp 8.250.000,00/peserta

 

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Soft dan Hard Copy), Training kit (Ballpoint Tas jinjing), Tas Ransel, Jacket, Lunch, 2x Coffe break, foto bersama, Dimana untuk pembahasan teori dipaparkan didalam kelas, adapun simulasi praktik dilaksanakan di LIPI Serpong (jika ada) ataupun dilokasi pelatihan yang diselenggarakan di hotel berbintang/BMD Building Centre

 

INFORMASI DAN PROMO

Hub      : 021 – 756 3091
Fax       : 021 – 756 3291

 

CONTACT PERSON

0813 8280 7230, 0877 8868 8235

 

JADWAL TRAINING ANALISIS PESTISIDA DENGAN GC TAHUN 2018:

  • 1-3 Oktober 2018 Yogyakarta
  • 15-17 Oktober 2018 Bandung
  • 5-7 November 2018 Surabaya
  • 21-23 November 2018 Bali
  • 3-5 Desember 2018 Yogyakarta
  • 17-19 Desember 2018 Serpong

 

REFERENSI:

  1. PT Holcim Indonesia, Tbk

 

Silahkan review dokumentasi program pelatihan kami dibawah ini, atau klik disini untuk video-video dokumentasi lainnya

Share this post

Post Comment