BMD Street Consulting

  QHSE Training and Engineering Consultant

Konsultasi ISO/IEC 17025:2005

Konsultasi ISO / IEC 17025:2005

I PENDAHULUAN

Salah satu konsekuensi logis dari perubahan dunia menuju era globalisasi adalah pergeseran cara pandang dalam perdagangan internasional. Hal ini mengakibatkan munculnya pasar bebas sehingga meningkatkan persaingan di pasar internasional. Suatu produk yang dihasilkan oleh industri akan dapat diterima oleh pihak lain atau negara lain jika produk tersebut telah sesuai standar sistem manajemen mutu ISO seri 9000 yang telah diadopsi menjadi SNI seri 19-9000. Standar ini menjamin konsistensi mutu produk baik barang maupun jasa dengan memperhatikan kepuasan pelanggan. Selain penerapan sistem manajemen mutu, pasar bebas juga menuntut adanya informasi teknis dari setiap produk yang diperdagangkan. Dengan kata lain, data hasil pengujian dan/atau kalibrasi dari laboratorium yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah akan menjadi salah satu hambatan teknis. Karena itu, penggunaan informasi teknis harus didukung oleh data hasil pengujian dan/atau kalibrasi yang valid dari laboratorium handal yang mempunyai kompetensi teknis. Pada dasarnya laboratorium dapat diaudit dan disertifikasi kesesuaiannya dengan standar sistem manajemen mutu ISO seri 9000. Namun demikian, standar tersebut tidak mengevaluasi kemampuan teknis laboratorium sehingga sertifikasi berdasarkan ISO seri 9000 tidak menjamin kemampuan teknis laboratorium dalam menghasilkan data hasil pengujian dan/atau kalibrasi yang valid. Untuk dapat menjamin bahwa laboratorium mempunyai kemampuan teknis dalam menghasilkan data yang akurat dan presisi maka laboratorium harus menerapkan standar ISO/IEC 17025: 2005 tentang “Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Penguji dan Laboratorium Kalibrasi”.

II MAKSUD & TUJUAN

Maksud dan tujuan konsultasi akreditasi laboratorium berdasarkan ISO/IEC 17025: 2005 adalah meningkatkan kompetensi dan kredibilitas laboratorium sehingga dapat mencapai kepuasan pelanggan dan pihak lain yang berkepentingan. Selain itu, penerapan standar sistem manajemen mutu dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kegiatan laboratorium sehingga konsistensi mutu data hasil pengujian dan/atau kalibrasi dapat dipertahankan.

III SASARAN

Sasaran konsultasi akreditasi laboratorium, antara lain:

  1. meningkatkan kompetensi sumber daya manusia laboratorium sehingga memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan oleh ISO/IEC 17025: 2005;
  2. perawatan peralatan laboratorium dan kalibrasi yang mampu telusur;
  3. sistem jaminan mutu dan pengendalian mutu yang sesuai;
  4. validasi/verifikasi metode pengujian atau kalibrasi yang tepat
  5. sistem dokumentasi mutu, rekaman dan pelaporan data hasil pengujian dan/atau kalibrasi yang sistematis; serta
  6. kondisi akomodasi dan lingkungan pengujian atau kalibrasi yang memadai.

TAHAPAN KONSULTASI

  1. Persiapan
  2. Pelatihan Sistem Manajemen Mutu Laboratorium
  3. Penyusunan Dokumentasi Mutu
  4. Penerapan ISO/IEC 17025 : 2005 di laboratorium
  5. Penerapan ISO/IEC 17025 : 2005 di laboratorium
  6. Pelatihan Audit Internal Laboratorium
  7. Simulasi Asesmen & Pendaftaran Akreditasi
  8. Tindakan Perbaikan

WAKTU PELAKSANAAN

Waktu pelaksanaan konsultasi diperkirakan 12 bulan sejak penandatangan kontrak antara konsultan dengan pihak laboratorium.

 MATERI PELATIHAN

  1. Sistem manajemen mutu laboratorium
  2. Penyusunan dokumentasi mutu
  3. Audit internal laboratorium
  4. Pelatihan teknis laboratorium

DOKUMENTASI SISTEM MANAJEMEN MUTU

Dokumen yang dibuatkan oleh konsultan yang disesuaikan dengan organisasi laboratorium berdasarkan ISO/IEC 17025: 2005.

  1. Dokumen Level I: PANDUAN MUTU
  2. Dokumen Level II: PROSEDUR PELAKSANAAN
  3. Dokumen Level III: INSTRUKSI KERJA
  4. Dokumen Level IV: FORMULIR DAN DOKUMEN PENDUKUNG.

Speak Your Mind

*